Nenek 77 Tahun Raih Sabuk Hitam

NORFOLK - Seorang nenek berasal dari Norfolk telah menjadi wanita pertama untuk mendapatkan sabuk hitam dalam Spirit Combat Internasional ju-jitsu.



Ena Mallet (77), hanya memiliki tinggi 163 cm tapi itu tidak menghentikan langkahnya untuk mengalahkan lawan yang lebih tinggi darinya.

Dia pertama kali belajar karate pada tahun 1979 untuk menjaga tubuhnya tetap bugar. Lalu menjadi instruktur Spirit Combat Internasional pada tahun 1987.

Mallet mengajar secara mingguan bagi anak-anak dan orang dewasa di South Walsham.

Dua kali sehari dia juga menjadi 'Lollypop Lady' atau membantu menyebrang anak-anak sekolah di sekolah setempat.

"Saya mungkin sudah tua tapi saya masih bisa menghadapi pria besar yang menghadang," ujarnya seperti dilansir orange.co.uk, Selasa (6/7/2010).

Mallet hanya menggunakan sekali keahliannya dalam seumur hidup ketika mengunci pergelangan seorang bocah berusia 14 tahun saat ia bekerja sebagai penjaga toko.

Saat itu dia mengatasi seorang pencuri cilik saat dia ingin mencuri sebungkus permen mint.

"Itu sangat mengejutkannya, dengan cepat dia menjatuhkan permen itu," ujarnya.

"Spirit Combat merupakan pengendalian diri, tapi Anda harus siap untuk segala kejahatan yang akan dihadapi. Saya senang untuk mengajarkannya dan saya tidak ada rencana untuk berhenti. Saya tidak mengerti mengapa saya harus meletakkan kaki saya tinggi," pungkasnya.

Norfolk - A grandmother came from Norfolk has become the first woman to get a black belt in Spirit Combat ju-Jitsu International.

Ena Mallet (77), have only 163 cm tall but that did not stop to beat taller opponents.

He first studied karate in 1979 to keep his body staying in shape. Then an instructor Spirit Combat International in 1987.

Mallet taught in weekly for children and adults in South Walsham.

Twice a day he also became 'Lollypop Lady' or help crossing school children at local schools.

"I may be old but I still could face a big man facing," he said as quoted by orange.co.uk, Tuesday (07/06/2010).

Mallet uses only once in a lifetime of expertise when locking wrist a 14-year-old boy when he worked as a shopkeeper.

At that time she cope with a little thief when he wants to steal a packet of mints.

"That's very surprising, he quickly dropped the candy," he said.

"Spirit Combat is a self-control, but you should be ready for all the evil to be faced. I am happy to teach it and I have no plans to stop. I do not understand why I should put my foot high," he concluded.


http://international.okezone.com/read/2010/07/06/214/349991/nenek-77-tahun-raih-sabuk-hitam

Juara Makan Hot Dog Lapar Akan Gelar Baru

TOKYO - Takeru "Tsunami" Kobayashi, mantan juara dunia makan hot dog, berharap dapat ikut berkompetisi pada pertandingan yang sedianya dilaksanakan pada 4 Juli di New York.



Kobayashi yang berimigrasi ke AS pada Maret lalu mengatakan bahwa ia yakin akan memenangi kontes tahun ini, karena kepindahannya ke New York membuat ia sering berlatih makan hot dog 'asli'.

"Saya sungguh sangat inigin berkompetisi dalam acara tersebut tapi saya tidak setuju dengan syarat yang diajukan," ujarnya seperti dilansir AFP, Jumat (2/7/2010).

Ketentuan yang diberikan membuatnya tidak bisa mengikuti acara tersebut tanpa adanya persetujuan dari panitia.

Pihak panitia mengatur kontes makan untuk peserta umum sebenarnya, tapi seorang profesional diharuskan untuk terikat kontrak untuk mengikuti acara ini.

kobayashi memenangkan kompetisi memakan roti sosis itu sebanyak enam kali berturut-turut dari 2001, tapi pada tahun berikutnya 2007, 2008, dan 2009 dia dikalahkan oleh musuh abadinya yang berasal dari Amerika oey "Jaws" Chestnut.

Kontes memakan hot dog ini diselenggarakan untuk memperingati hari kemerdekaan AS, sedianya diselenggarakan di Pulau Coney di Brooklyn.

Para kontestan diharuskan memakan hot dog sebanyak-banyak dengan batas waktu yang diberikan tanpa muntah.

Total hadiah untuk tahun ini mencapai USD20 ribu atau sekira Rp181 juta !!!

TOKYO - Takeru "Tsunami" Kobayashi, a former hot dog eating world champion, hopes to participate had been due to compete in the match which was held on July 4 in New York.

Kobayashi, who immigrated to the U.S. in March and said that he believes will win the contest this year, because of his move to New York to make his frequent practice to eat hot dogs 'original'.

"I am really very inigin compete in the event but I do not agree with the terms proposed," he said as quoted by AFP on Friday (02/07/2010).

Conditions given him unable to follow the event without the approval of the committee.

Party organizers arranged for participants eating contest, a general truth, but a professional required to be bound by contract to attend this event.

Kobayashi wins hot dog eating competition was as much as six times in a row from 2001, but the following year in 2007, 2008, and in 2009 he was defeated by his eternal enemy that comes from American Joey "Jaws" Chestnut.

Hot dog eating contest was held to mark the U.S. Independence Day, had been due be held at Coney Island in Brooklyn.

Contestants are required to eat as many hot dogs-many by the deadline given without vomiting.

Total prize for this year reached $ 20 thousand, or approximately Rp181 million !!!



http://international.okezone.com/read/2010/07/02/214/348991/juara-makan-hot-dog-lapar-akan-gelar-baru

Tikus Peselancar dari Australia?? Kerenn!!



SYDNEY - Seorang pembuat perahu di Australia melakukan suatu hal yang tidak biasa dilakukan orang pada umumnya. Dia melatih sekelompok tikus untuk berselancar.

Shane Wilmott 39 tahun, membuat papan selancar miniatur mirip dengan aslinya berukuran kecil dan mengajarkan sekolompok tikusnya untuk berselancar di atas air.

Mahluk kecil itu pun meluncur dalam jarak beberapa kaki dengan menggunakan papan kecilnya.

Mereka bahkan dapat memutar haluan dengan menggunakan berat tubuhnya.

Wilmott yang mengembangbiakkan tikus di rumahnya yang terletak di Gold Coast mengatakan, semua orang percaya bahwa tikus itu adalah perenang yang luar biasa. Jadi ketika si tikus jatuh bisa berenang terlebih dahulu, hingga si tikus mengambilnya.

"Tapi banyak orang yang bertanya pada saya bagaimana jika ikan nanti memangsanya, saya katakan bahwa saya lebih khawatir terhadap burung camar. Jadi saya harus lebih dekat dengan mereka untuk memastikan bahwa mereka baik-baik saja," ujarnya. Seperti dilansir Telegraph, Senin (28/6/2010).

Wilmott pertama kali melatih tikus untuk berselancar adalah 25 tahun yang lalu pada saat ia masih remaja.

"Banyak orang yang tidak percaya. Mereka lihat papan selancar kecil itu, tapi tidak menyadari bahwa ada tikus yang sedang menaiki ombak hingga mereka melihatnya sendiri," lanjutnya.

Dengan keahliannya membuat kapal, ia mampu membuat miniatur papan selancar terbaik di dunia.

SYDNEY - A boat manufacturer in Australia to do some unusual things people do in general. He coached a group of rats to surf.

Shane Wilmott 39 years old, making miniature surfboard similar to the original small size and teach a group of mice to surf on the water.

The little creature took off in the distance a few feet using a small board.

They can even rotate the bow by using his body weight.

Wilmott who breed the rats in his house located on the Gold Coast says, everyone believes that the rat is an exceptional swimmer. So when the rat falls can swim first, until the rat took it.

"But a lot of people ask me what if the fish will eat it, I say that I am more afraid of seagulls. So I had to get closer to them to ensure that they are okay," he said. As reported by the Telegraph, Monday (06/28/2010).

Wilmott was first trained mice to surf was 25 years ago when he was a teenager.

"Many people do not believe. They see a small surfboard, but did not realize that there are rats that was coming up the wave until they see it for yourself," he continued.

With his expertise to build ships, he was able to create miniature worlds best surfboard.


http://international.okezone.com/read/2010/06/28/214/347498/214/tikus-peselancar-dari-australia

 
©2009 Kabar Pilihan | by TNB | Free Blogger Templates